Kuat bukan karena bersandar pada kekuasaan, melainkan karena akarnya menghunjam pada iman jemaatnya.
Di balik gemuruh 65 ribu suara yang memadati Senayan, di berbagai platform media sosial muncul setidaknya dua cara membaca tanda zaman: lewat kalkulasi relasi kuasa yang riuh, atau lewat kejernihan iman...
Beberapa peristiwa politik yang terjadi belakangan ini memerlihatkan lagak para pendiri partai politik yang salah kaprah. Beberapa pendiri (inisiator) parpol memeragakan seolah mereka pemilik parpol, baik dalam ucapan, maupun sikap dan tindakan. Seolah-olah parpol itu seperti badan usaha perseroan atau komanditer dimana pendiri (pemegang saham) sebagai pemilik.|| Ch. Robin Simanullang
Setiap kali terjadi banjir besar dan kemacetan parah di Jakarta, selalu timbul berbagai pendapat reaktif tentang beban Jakarta yang sudah tidak layak lagi sebagai Ibukota Negara dan pusat pemerintahan Republik Indonesia. Lalu, setelah banjir surut berbagai pendapat itu pun surut pula tanpa bekas, tanpa tindak lanjut.
Republik ini, telah melahirkan negarawan-negarawan hebat seperti Bung Karno, Bung Hatta, Kyai Haji Agus Salim, Syahrir, Kyai Wahid Hasyim, Jenderal Sudirman, Letjen TB Simatupang dan masih banyak lagi. Mereka sungguh tulus mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa dan negaranya di atas kepentingan diri dan kelompoknya sendiri.
Pada edisi lalu, kolom ini bertajuk Bobot Kepemimpinan. Diawali dengan pertanyaan: Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan, melainkan lebih kepada bobot kepemimpinannya. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.
Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Pertanyaan ini sering kami terima dari berbagai kalangan. Termasuk pertanyaan klise dari para tokoh: "Apakah saya sudah layak disebut tokoh Indonesia?" Jawaban kami sederhana: Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.
Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI (1993-1998) / Pejuang Sepanjang Hayat | 15 Nov 1935 | Ensiklopedi | T | Member | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Jenderal, Wapres, TNI, Panglima, ABRI, angkatan darat
Seorang lagi putera bangsa terbaik telah tiada. Ia 'Bapak Sosiologi Indonesia' Prof Dr Kanjeng Pangeran Haryo Selo Soemardjan (88), meninggal dunia Rabu 11/6/03 pukul 12.55 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena komplikasi jantung dan stroke. Sosiolog yang mantan camat kelahiran Yogyakarta, 23 Mei 1915 ini dikebumikan di Pemakaman Kuncen, Yogyakarta, hari Kamis 12/6/03 pukul 12.00 WIB. Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
St. Darius Onggar Djulu Marpaung, Politisi / Pembelajar Politik, Capres 1978 | 18 Sept 1927 - 11 Des 1979 | Ensiklopedi | D | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, golkar, Politisi
Christian Hadinata, Pemain Bulutangkis Pelatnas (1971-1986) / Legenda Bulutangkis Indonesia | 11 Des 1949 | Ensiklopedi | C | Laki-laki, Kristen Protestan, Jawa Tengah, Juara, tionghoa, atlit, bulutangkis, olahragawan
Dhanny Dahlan, Model, Perancang busana dan pengusaha garmen / Menjelma Menjadi Pengusaha | 9 Agts 1959 | Direktori | D | Laki-laki, Lainnya, DKI Jakarta, Pengusaha, UGM, Dosen, cantik, konsultan, desainer, model, fashion
Edwin Pamimpin Situmorang, SH, MH, Jaksa Agung Muda Intelijen (2010-2012) / Antara Intelijen dan Perundang-undangan | 6 Okt 1952 | Direktori | E | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, hukum, intelijen, jaksa, HAM, Lemhannas
Aris Rahman & Humaira, Peneliti / Sempat Dianggap Mencari Sensasi | 27 Sept 1986 | Wiki-tokoh | A | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, peneliti, Plastik, Sintesis, lidah buaya
H Herry Zudinato, Wali Kota Yogyakarta 2001-2006 dan 2006-2011 / Kepala Pelayan Warga | 31 Mar 1955 | Wiki-tokoh | H | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, Walikota, antikorupsi
Jenderal TNI AD Gatot Subroto, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat / Penggagas AKABRI | 10 Okt 1909 - 11 Jun 1962 | Pahlawan | G | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, komandan, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, Wakasad, HIS, KNIL
Sultan Syarif Kasim II, Sultan Siak ke-12, Pahlawan Nasional / Nasionalis dari Bumi Lancang Kuning | 1 Des 1893 - 23 Apr 1968 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Riau, Pahlawan, Sultan, belanda, kerajaan, penjajah, siak, penasihat
Raden Adjeng Kartini, Mendirikan sekolah wanita di Jepara dan Rembang / Pejuang Kemajuan Wanita | 21 Apr 1879 - 17 Sept 1904 | Pahlawan | K | Perempuan, Islam, Jawa Tengah, Pahlawan, emansipasi, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, ELS
Dhani Ahmad Prasetyo, Penyanyi, Pencipta Lagu, Produser Musik / Pewarna Baru Musik Indonesia | 26 Mei 1972 | Selebriti | A | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, musisi, Pencipta Lagu, Penyanyi, produser, band, vokalis, eksentrik
Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma, Penyanyi, presenter, aktivis pendidikan / Seniman Pemerhati Pendidikan | 21 Sept 1968 | Selebriti | D | Laki-laki, Islam, , Penyanyi, presenter, aktivis pendidikan, sekolah alam
Elvy Sukaesih, Penyanyi Dangdut / Si Ratu Dangdut | 25 Jun 1951 - 19 Sept 2009 | Direktori | E | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, Penyanyi dandut, Ratu dangdut
Deddy Corbuzier seorang mentalist andal pertama dan terunggul yang dimiliki Indonesia. Untuk menghibur penonton, pria yang mengaku tidak percaya perdukunan dan paranormal ini kerap menggabungkan efek-efek psikologi, parapsikologi, mind power, mind reading, psikokinetik, dan human research pada kemampuan mentalistnya.
Dr. Ir. Ratna Megawangi, M.Sc, Dosen IPB dan Pendiri Indonesia Heritage Foundation / Pelopor Pendidikan Holistik Berbasis Karakter | 24 Agts 1958 | Direktori | R | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, IPB, Dosen, peneliti