Etika Rasa menempatkan empati bukan sekadar sebagai kemampuan merasakan, tetapi sebagai kesanggupan menjaga rasa agar tetap berjalan bersama kesadaran. Dalam Sistem Sunyi, rasa tanpa etika dapat menelan, sementara etika tanpa rasa dapat mengeras dan kehilangan kemanusiaannya.
Empati sering dianggap selalu baik, seolah semakin dalam...
Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono SBY menegaskan lima poin sebagai solusi mengatasi perseteruan antara Kepolisian RI (Polri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak berlarut-larut. Poin-poin sikap (solusi) Presiden tersebut disampaikan dalam pidato di hadapan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012) malam. Sejumlah solusi yang disampaikan Presiden SBY tersebut mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, kendati masih ada saja orang yang mengkritisinya.
Oleh Pdt. Dr. Erastus Sabdono, MTh | Segala sesuatu menjadi bernilai ketika menjadi milik Tuhan. Betapapun tinggi nilai suatu barang kalau digunakan untuk kepentingan diri sendiri bukan saja menjadi tidak berarti tetapi juga laknat; sesuatu yang sangat buruk atau bencana yang sangat besar. Tetapi semurah apapun nilai suatu barang bila dipersembahkan atau digunakan untuk kepentingan Tuhan, maka barang itu akan menjadi sangat bernilai.
Pada awalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dirancang sebagai satu-satunya lembaga penegak hukum yang bertugas melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi. Kepolisian dan Kejaksaan tidak lagi melaksaÂnaÂkan fungsi tersebut. Landasan berpikir tim perumusnya sejalan dengan tuntutan reforÂmaÂÂsi untuk secara total memberantas korupÂsi, kolusi dan nepotisÂme, sementara ketika itu institusi Kejaksaan dan Kepolisian sangat rentan bahkan menjadi alat kekuasaan dan juga tidak lepas dari KKN.
Surat Terbuka Buat Kapolri | Kisruh antara Kepolisian RI (Polri) versus Komisi PembeÂrantasan Korupsi (KPK) telah mereda setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan lima poin solusi untuk mengatasinya. Kelima poin pidato Presiden di hadapan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012) malam tersebut lebih menekankan agar Polri berlapang dada ‘mengalah’.
Perbincangan tentang calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) sudah makin hangat. Publik dan partai-partai politik yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan faktual oleh KPU, telah mulai menimang-nimang siapa gerangan Capres – Cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2014. Ch. Robin Simanullang | TokohIndonesia.com
Catatan: Ch. Robin Simanullang | Pada Pemilu 2014, akankah muncul pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang negarawan? Dari sederet nama tokoh yang telah digadang-gadang dan ditimang-timang bakal menjadi Capres dan Cawapres oleh berbagai elemen, terutama oleh partai politik peserta Pemilu 2014, siapakah di antara mereka yang memiliki integritas negarawan?
Oleh Prof. Ahmad Syafii Maarif | Sebagai negara kepulauan terpanjang di muka bumi dengan anak suku bangsa dan tradisi yang beragam dan sangat kompleks, kita patut bersyukur karena masih bisa bertahan dalam sebuah keutuhan entitas negara-bangsa. Memasuki dasawarsa kedua abad ke-21, berarti kita sedang membuka gawang tahun ke-66 dalam batang usia kemerdekaan kita yang dinyatakan pada 17 Agustus 1945.
Suwardi Suryaningrat atau lebih terkenal sebagai Ki Hajar Dewantara, lahir di Yogyakarta 2 Mei 1889, pendiri Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922, Bapak Pendidikan Nasional yang kemudian hari kelahirannya 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), mengajarkan kepemimpinan kepada bangsa untuk tut wuri handayani, ing madyo mangun karso, dan ing ngarso sung tulodo. Artinya, kepemimpinan itu di belakang memberi dorongan, di tengah membangun prakarsa, dan di depan memberi teladan.
Oleh Dr. Bambang Kesowo , SH, LLM | Sistem presidensial dalam UUD 1945 mengacu pada kedudukan dan peran sentral presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Dia memimpin administrasi sebuah negara. Tak hanya mengendalikan pemerintahan sebagai pemimpin tertinggi eksekutif, ia juga mengepalai negara.
Undang-undang mengamanatkan jatah 30 persen perempuan di legislatif. Jatah perempuan di legislatif itu dimaksudkan untuk keterwakilan perempuan dalam menyuarakan aspirasi politiknya. Agar perempuan mempunyai akses dalam proses politik dan proses pengambilan keputusan.
Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.
Pada edisi lalu, kolom ini bertajuk Bobot Kepemimpinan. Diawali dengan pertanyaan: Siapakah yang layak disebut tokoh Indonesia dan apa kriterianya? Tokoh Indonesia itu ialah semua pemimpin formal dan informal Indonesia tanpa pembatasan tingkatan, melainkan lebih kepada bobot kepemimpinannya. Sebab seorang kolonel bisa mengukir prestasi yang oleh seorang jenderal belum tentu bisa (pernah) melakukannya.
Oleh Prof. Dr. Romli Atmasasmita: Hui-mui sebaik apa pun penyusunannya, sepanjang dilakukan manusia, tetap saja hilang kesempurnaan dan nilai kemanusiaannya ketika dijalankan dalam praktik- Hal ini sudah tentu di luar jangkauan persepsi dan pemikiran para pembentuk undang-undang dan para ahli teori hukum yang tak pernah menyelami realitas hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Letnan Jenderal TNI Marciano Norman, Kepala BIN / Jenderal Kavaleri Pimpin BIN | 28 Okt 1954 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Kalimantan Selatan, TNI, Pangdam, BIN
Mochtar Kusumaatmadja, Menteri Luar Negeri RI (1978-1988) / Diplomat Berpikir Cepat dan Lugas | 17 Apr 1929 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, Guru Besar, Diplomat, Unpad, Menteri, Universitas Harvard, FHUI
Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM (Ahok), Gubernur DKI Jakarta (2014-2017) / Tetap Melayani Walau Difitnah | 29 Jun 1966 | Ensiklopedi | B | Laki-laki, Kristen Protestan, Kepulauan Riau, Bupati, Jujur, Pengusaha, DPR, Trisakti, Gubernur DKI, tegas, DPRD
Drs H Zulkifli Nurdin, MM, Gubernur Jambi, 1999-2005 dan 2005-2010 / Janjikan Perubahan Jambi | 12 Jul 1948 | Direktori | Z | Laki-laki, Islam, Jambi, Gubernur, DPD, UI, Untag
Prof. Dr. Ir. Pudjiwati Sajogyo, Anggota Dewan Riset Nasional (DRN) 1994-1999 / Guru Besar Sosiologi Pedesaan | 5 Jul 1929 - 20 Agts 2002 | Direktori | P | Perempuan, Islam, Jawa Barat, Guru Besar, IPB, staf ahli, Dewan riset
Yorrys Th. Raweyai, Anggota DPR – Ketum AMPG 2009-2014 / Politisi, Spirit Selalu Muda | 28 Jan 1951 | Direktori | Y | Laki-laki, Kristen Protestan, Papua, golkar, Politisi, DPR, papua, Pemuda Pancasila, AMPG
Suhaimi Alam, Guru beladiri pencak silat / Guru Pencak Silat dari Kamal | 4 Agts 1952 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Guru, Juara, bela diri, pencak silat
Rahmaniar, Baristand Industri Palembang pada seksi standardisasi dan sertifikasi (2005-sekarang) / Siap Mengantarkan Karet ke Pasar Global | 8 Okt 1967 | Wiki-tokoh | R | Perempuan, Islam, Lampung, dokter, peneliti, pengawas, karet, mutu
Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16, dinobatkan pada tahun 1653 / Ayam Jantan dari Timur | 12 Jan 1631 - 12 Jun 1670 | Pahlawan | S | Laki-laki, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, raja, Pahlawaan Nasional
Opu Daeng Risaju, Aktivis PSII, Pahlawan Nasional / Teguh Melawan Penjajah | 1880 - 10 Feb 1964 | Pahlawan | O | Perempuan, Islam, Sulawesi Selatan, Pahlawan, Pejuang, Bangsawan, Perempuan, PSII
Meidyana Maimunah, Penyanyi, aktris, model / Antara Karir dan Keluarga | 6 Mei 1965 | Selebriti | M | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, Penyanyi, cantik, aktris, model, bintang iklan
Hernowo Hasim, Penulis dan chief editor di Mizan publisher / Motivator Menulis dan Membaca | 12 Jul 1957 | Direktori | H | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, penulis, menulis, motivator, Mizan, buku, editor, penerbit, membaca
Meski berdarah Tionghoa, Go Tik Swan (K.R.T. Hardjonagoro), dikenal sebagai penari, pembatik, arkeolog, dan pelestari budaya yang memiliki jati diri Jawa seutuhnya. Sejak dekade 50-an hingga tahun 2008, ia mengabdikan dirinya secara total di dunia perbatikan. Peraih anugerah Bintang Budaya Parama Dharma 2011 ini telah menciptakan 200 motif batik yang terkenal dengan trade marknya, Batik Indonesia.
Pakar kuliner masakan Asia dan Eropa ini memperoleh keahlian memasak dengan berguru langsung pada pemilik warung di pinggir jalan hingga para chef profesional di restoran atau hotel berbintang. Ia mengkhususkan diri dalam diplomasi kuliner tradisional Indonesia bercita rasa otentik hingga mancanegara. Baginya, masakan Nusantara merupakan identitas bangsa Indonesia yang harus dipertahankan.
Christophorus Apolinaris Eka Budianta Martoredjo, Penulis, Penyair, Aktivis Lingkungan Hidup / Antara Puisi dan Lingkungan | 1 Feb 1956 | Direktori | E | Laki-laki, Kristen Katolik, Jawa Timur, penyair, UI, penulis, Aktivis Lingkungan Hidup