Setiap kali percakapan tentang fondasi kebangsaan dibuka kembali, kita menyaksikan negara kerap terjebak dalam ambivalensi Pancasila. Sebuah frasa populer kerap diucapkan untuk melunakkan ketegangan: “Indonesia bukan negara Islam, tetapi negara Islami.” Sepintas, ungkapan ini terdengar menyejukkan. Namun, jika timbangan egaliter diletakkan secara jujur...
Catatan Kilas Ch. Robin Simanullang (10/2/2011) | Bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang tercermin dari sikap ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, berpolitik itu sebuah kepastian, ada visi dan prinsip yang teguh. Sikap ini seringkali dimanfaatkan partai dan politisi lain demi kepentingan politik mereka, terutama politik transaksional. Tampaknya, PDIP juga menyadari hal ini, sehingga dalam implementasi prinsipnya sudah semakin matang.
Gagasan besar versus implementasi konkrit, normatif versus aplikatif (solutif), pendekatan deduktif versus induktif dan prosedural versus dialogis (kontekstual), tampak nyata dalam debat dua pasangan Capres-Cawapres yang bertema ’Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan Bersih dan Kepastian Hukum’ di Balai Sarbini Jakarta, Senin malam (9/6/2014).
Oleh Ch. Robin Simanullang SIB 25-09-1990: Konglomerasi (konglomerat) merupakan fenomena baru dalam kekuatan perekonomian kita yang implikasinya belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat luas. Sehingga wajar bila muncul sikap psikologis tertentu atas kehadiran konglomerat itu. Apa lagi bila masyarakat lebih merasakan adanya dampak negatif perilaku konglomerat tersebut.
PRESIDEN JOKOWI*: Demokrasi kita ini sudah terlalu kebablasan. Praktek demokrasi politik yang kita laksanakan telah membuka peluang terjadinya artikulasi politik yang ekstrim, seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sektarianisme, dan terorisme, serta ajaran yang lain, yang bertentangan dengan ideologi kita Pancasila.
Oleh Prof. Dr. Tamrin Amal Tomagola | Kepentingan keutuhan negara dan bangsalah yang sedang dipertaruhkan. Karena itu, entitas negara dan bangsa—beserta seluruh jajaran dan komponennya—harus tampil maksimal menghadapi musuh bersama: perusuh radikal-picik yang memorakporandakan ruang publik milik bersama warga.
RM Roy Suryo, Anggota DPR/MPR RI 2009-2014 / Dosen Multimedia yang Dibesarkan Media | 18 Jul 1968 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, DPR, Dosen, pakar, multimedia
Aktor film Ratno Timoer (usia 61 tahun), yang memerankan Si Buta dari Gua Hantu, meninggal dunia, Minggu 22 Desember 2002 pukul 16.30 WIB, di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Jenazahnya, disemayamkan di rumah duka di Jalan Duren Tiga, No 45, Pancoran, Jakarta Selatan.
Prof Dr Otto Soemarwoto, Guru Besar Emeritus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung / Guru Besar Pro Lingkungan & NKRI | 19 Feb 1930 - 1 Apr 2008 | Ensiklopedi | O | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Guru Besar, Unpad, botani
Sandiah, Pencipta Lagu Anak-anak / Legenda Tokoh Pendidikan Anak | 16 Jan 1926 - 22 Okt 2002 | Ensiklopedi | I | Perempuan, Islam, DKI Jakarta, lagu, pencipta, anak
Prof Dr Yohannes Cyprianus Thambun Anyang, SH, Dosen Untan sejak 1978 / Keprihatinan Guru Besar Putra Dayak | 1948 | Direktori | Y | Laki-laki, Kristen Protestan, Kalimantan Barat, Dosen, Untan
Fariz Rustam Munaf, Penyanyi, pencipta lagu / Musisi Bertalenta Gemilang | 5 Jan 1961 | Direktori | F | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, musisi, Pencipta Lagu, Penyanyi, jazz
Pdt. Dr. Ir. Mangapul Sagala, M.Th (Victor Mangapul), Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII / Tolak Semua Hal yang Instan | 19 Mei 1956 | Direktori | M | Member | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Dosen, Pendeta, UI, teknik, penulis, pengajar, STT, Perkantas
Laksamana Sukardi, Menteri Negara BUMN (1999-2004) / Manajer Profesional yang Jadi Politisi | 1 Okt 1956 | Direktori | L | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, CEO, ITB, Menteri, BUMN
Muhammad Yusuf Abdulrahman, Rektor Universitas Khairun, Ternate, 1983-1998 / Yusuf dan Pendidikan Maluku Utara | 19 Agts 1938 | Wiki-tokoh | Y | Laki-laki, Islam, Maluku Utara, Rektor, DPD
Wahyudi, Pembudidaya tanaman hias / Keuletan Sarjana Krisan Bandungan | 1958 | Wiki-tokoh | W | Laki-laki, Lainnya, Jawa Tengah, budidaya, krisan, tanaman hias
DR Dr P Sudiharto Sp. BS, Dokter / Petromaks Pemberi Harapan | 14 Okt 1941 | Wiki-tokoh | S | Laki-laki, Lainnya, Jawa Barat, dokter, peneliti, jantung, ahli bedah
Prof. Dr. Hazairin, SH, Pakar Hukum Adat, Guru Besar, Pahlawan Nasional / Pakar Hukum Adat Kebanggaan Bengkulu | 28 Nov 1906 - 11 Des 1975 | Pahlawan | H | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Pahlawan, Guru Besar, Dosen, hukum, pakar, bengkulu
Haji Agus Salim, Anggota PPPKI, DPA dan Menlu RI / Diplomat Pejuang Kemerdekaan | 8 Okt 1884 - 4 Nov 1954 | Ensiklopedi | A | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, Pahlawan, Diplomat
Marjolien Tambajong (Lientje), Aktris, penyanyi, mantan peragawati / Aktris Mumpuni Sahabat Tokoh | 22 Agts 1939 | Selebriti | R | Perempuan, Kristen Protestan, Sulawesi Utara, Penyanyi, bintang film, aktris, peragawati
Marcello Tahitoe, Penyanyi / Jujur dalam Bermusik | 20 Feb 1983 | Selebriti | E | Laki-laki, Kristen Protestan, DKI Jakarta, Penyanyi, pop, ganteng, hip-hop