Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai tim kesebelasan paling solid sepanjang turnamen Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara. Puncaknya terjadi di partai final yang menegangkan, saat La Furia Roja berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina yang sangat mengandalkan Lionel Messi dengan skor tipis 1-0 melalui...
Setiap kali terjadi banjir besar dan kemacetan parah di Jakarta, selalu timbul berbagai pendapat reaktif tentang beban Jakarta yang sudah tidak layak lagi sebagai Ibukota Negara dan pusat pemerintahan Republik Indonesia. Lalu, setelah banjir surut berbagai pendapat itu pun surut pula tanpa bekas, tanpa tindak lanjut.
KPK menangkap tangan ketua Mahkamah Konstitusi. Sebuah prestasi besar KPK, namun di sisi lain sebuah pertanda bangsa ini sudah semakin dekat lampu merah. Dahsyat sekaligus amat berbahaya! Bayangkan sebuah lembaga tinggi negara (satu-satunya) yang berwenang menafsirkan konstitusi dan putusannya bersifat final. Tetapi kini, terdelegitimasi secara masif karena ulah ketuanya sendiri.
Pak Presiden RI Terpilih, izinkan saya menyampaikan harapan: Cermat dan berhati-hatilah memilih anggota kabinet yang akan membantu Anda dalam lima tahun ke depan. Jangan terjebak pada pilihan dari kalangan profesional murni yang tidak memiliki sikap politik yang jelas. Sebab, jabatan menteri itu bukan jabatan (jenjang karier) profesional, melainkan jabatan politik (leadership politik).
Oleh: Harry Tjan Silalahi | Arsip | Tulisan ini sebenarnya hanya merupakan repitoir dari berbagai tulisan mengenai Gus Dur, yang ditulis oleh berbagai kalangan masyarakat, dan ada di mana-mana, baik lokal maupun nasional. Secara aklamasi semuanya sependapat bahwa Gus Dur adalah seorang pahlawan nasional dan guru bangsa, terutama mengenai pluralisme dan multikulturalisme, baik ini nanti diformalkan atau tidak oleh pemerintah.
Oleh Prof. Dr. Komaruddin Hidayat | Dua jebakan besar selalu menghadang agenda pembangunan demokrasi: disfungsionalitas dan degenerasi demokrasi. Indonesia terjatuh pada yang kedua karena komitmen bersama di antara elite parpol lemah untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara secara sehat. Orang mulai sinis dengan mantra demokrasi dan reformasi karena buah yang ditunggu-tunggu serta dijanjikan tak kunjung muncul.
Ketika bangsa Portugis menjajah tanah Malaka, Iskandar Muda tampil sebagai Raja Aceh yang gigih menentang kehadiran kekuasaan asing. Iskandar Muda juga dikenal sebagai raja yang cakap mengembangkan sistem pemerintahan, pendidikan agama, adat, dan kesejahteraan rakyat Aceh.
dr. Abdul Mun'im Idries, Sp.F, Dokter spesialis forensik / Ahli Forensik Legendaris Indonesia | 25 Mei 1947 - 27 Sept 2013 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, dokter, pakar, kedokteran, spesialis, Polri, forensik, RSCM, kriminal
Ia srikandi, bupati perempuan pertama Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kiprah alumni S2 Magister Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), ini dalam dunia politik sebagai Ketua DPC PDIP Kebumen telah menghantarnya menjabat bupati (2000-2005) di daerah yang dikenal sebagai penghasil sarang burung walet alami itu. Pelayanannya kepada warga Kebumen melalui radio dan SMS (short message service) turut membantu membawa masyarakat Kebumen ke gerbang kesejahteraan yang lebih baik.
Prof. Dr. Midian Sirait, Dirjen POM (1978-1988) dan Guru Besar ITB / Cendekia Multi Juang | 12 Nov 1928 - 9 Jan 2011 | Ensiklopedi | M | Laki-laki, Kristen Protestan, Sumatera Utara, Sumatera Utara, Guru Besar, ITB, Dirjen POM, TP Arjuna, Porsea, Cendekia, Tetara Pelajar
Wim Umboh (Achmad Salim), Sutradara / Sutradara Spesialis Film Cinta | 25 Mar 1933 - 24 Jan 1996 | Ensiklopedi | W | Laki-laki, Islam, Sulawesi Utara, sutradara
Marsekal TNI Chappy Hakim, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (2002-2005) / Lahir dan Hidup di Udara | 17 Des 1947 | Ensiklopedi | C | Laki-laki, Islam, DI Yogyakarta, TNI, angkatan udara
Prof. Dr. Valerine J.L.Kriekhoff., S.H., MA, Hakim Agung Mahkamah Agung RI / Guru Besar Menjadi Hakim Agung | 27 Jun 1944 | Direktori | V | Perempuan, Kristen Katolik, Maluku Utara, Guru Besar, Dosen, hakim agung, UI, MA
Prof Dr Raden Pandji Soejono, Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), 1976 / Arkeolog Nasionalistik dan Mandiri | 27 Nov 1926 - 16 Mei 2011 | Direktori | R | Laki-laki, Islam, Jawa Timur, Dosen, arkeolog
Laksamana Sukardi, Menteri Negara BUMN (1999-2004) / Manajer Profesional yang Jadi Politisi | 1 Okt 1956 | Direktori | L | Laki-laki, Islam, DKI Jakarta, CEO, ITB, Menteri, BUMN
Ir. HM. Idris Laena, Anggota DPR RI (2009-2014) / Sukses Dengan Falsafah Kuda | 12 Jan 1965 | Direktori | I | Laki-laki, Islam, Riau, DPR, Trisakti, AMPI, MKGR, Laena Group
Danto Pramonosidi, Mengembangkan model peternakan sapi terpadu / Tempat Berguru Petani dan Peternak Sapi | 1 Nov 1952 | Wiki-tokoh | D | Laki-laki, Islam, Jawa Tengah, Petani, peternak, sapi, kelompok tani
Claudia Ingkiriwang, Direktur Trans Studio Theme Park, Praktisi Pendidikan / Profesional IT Praktisi Pendidikan | 6 Agts 1970 | Wiki-tokoh | C | Perempuan, Lainnya, Jawa Timur, Profesional, Pendidikan, Binus, Praktisi, Informasi Teknologi, Transcorp, Mega Life, Trans Studio Theme Park
Dra Hj Suryatati A Manan, Wali Kota Tanjung Pinang pilihan DPRD (2003-2008) dan melalui Pilkada (2008-2013) / Sang Perempuan Wali Kota | 14 Apr 1953 | Wiki-tokoh | S | Perempuan, Islam, Kepulauan Riau, Walikota, Perempuan, penulis, sastra
Sutan Ibrahim Gelar Datuk Tan Malaka, Anggota KNI (Komite Nasional Indonesia) / Pejuang yang Misterius | 19 Feb 1896 - 1949 | Pahlawan | T | Laki-laki, Islam, Sumatera Barat, pahlawan nasional, Pahlawan, penulis, KNI
Nadine Chandrawinata, Putri Indonesia 2005, aktivis lingkungan / Pemulung Laut yang Cantik | 8 Mei 1985 | Selebriti | N | Laki-laki, Lainnya, , putri indonesia, aktivis, model, penyelam
Sartono, bernama lengkap Mr. Raden Mas Sartono, keturunan bangsawan Jawa, kelahiran Slogohimo, Wonogiri, 5 Agustus 1900 dan meninggal di Jakarta, 15 Oktober 1968 pada umur 68 tahun. Advokat negarawan ini adalah pejuang kemerdekaan Indonesia lulusan Meester in de Rechten dari Universitas Leiden Belanda (1926). Dia Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pertama, 1950-1959.Â